teks jalan

ISLAM is not ENEMY

Jumat, 30 November 2012

Angin dalam perspektif Islam



 A.Pengertian Angin
            Angin dalam konsep ilmu fisika dapat diartikan aliran udara, ia terbentuk di antara dua zona atau tempat yang memiliki suhu yang berbeda. Perbedaan suhu di atmosfer menyebabkan perbedaan tekanan udara, dan mengakibatkan udara terus-menerus mengalir dari tekanan tinggi ke tekanan rendah.(Mulyono,2006:61-62).
Angin yaitu udara yang bergerak yang diakibatkan oleh rotasi bumi dan juga karena adanya perbedaan tekanan udara(tekanan tinggi ke tekanan rendah) di sekitarnya. Angin merupakan udara yang bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah atau dari suhu udara yang rendah kesuhu udara yang tinggi.

Jumat, 23 November 2012

INTEGRASI - INTERKONEKSI



Transformasi IAIN menjadi UIN—dalam kasus UIN Sunan Kalijaga secara formal terjadi pada tahun 2004—jelas merupakan titik sejarah yang tidak boleh dilewatkan begitu saja dalam sejarah panjang pendidikan Islam di Indonesia. Di tengah berbagai problema pendidikan di Indonesia, mulai dari persoalan subsidi dari pemerintah hingga soal rendahnya kualitas pendidikan, transformasi ini melahirkan harapan tertentu dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia.

Tentu saja transformasi IAIN menjadi UIN ini hakikatnya adalah transformasi dalam dimensi akademik-keilmuannya, dan bukan sekerad perubahan fisik bangunan atau manajerial pengelolaannya. Di sinilah kemudian menjadi penting bagi setiap civitas akademik UIN untuk bisa menjawab pertanyaan tentang

Science Development Strategy in the Islamic Today and the future


I. Penciptaan paradigma baru tentang sains-teknologi

1. Paradigma yang dimaksud adalah cara pandang terhadap sains-teknologi
2. Studi sains-teknologi menjadi bagian dari studi Islam (ontologi, epistemologi, dan aksiologi)

Ontologi Sains-Teknologi

Bahwa secara ontologis, untuk memahami Allah SWT, dapat dilakukan melalui ayat-ayat qauliyyah dan kauniyyah.
Lebih dari 750 ayat al-Qur’an membahas tentang fenomena alam

PENDEKATAN PEMADUAN ISLAM DAN SAINS


Beberapa Pendekatan Memadukan Islam dan Sains

I. Pendekatan “Sains Islam”

Tokoh :
Sayyed Hossein Nasr
Ziauddin Sardar
Maurice Bucaille

Gagasan :

Perlunya etika islam untuk mengawal sains.
Perlunya landasan epistemologi Islami untuk suatu sistem sains (“sains islam”)

Rabu, 14 November 2012

Dasar-Dasar Ilmu

A. ONTOLOGI

    Ontologi merupakan salah satu di antara lapangan penyelidikan kefilsafatan yang paling kuno. Awal pikiran yunani telah menunjukan munculnya perenungan di bidang ontologi. Dalam persoalan ontologi orang menghadapi persoalan bagaimanakah kita menerangkan hakikatdari segala yang ada ini? Pertama kali orang dihadapi pada adanya berupa materi (kebenaran) dan kedua, kenyataan yang perupa rohani (kejiwaan).

Pembicaraan tentang hakikat sangatlah luas sekali, yaitu segala yang ada dan yang mungkin ada. Hakikat adalah realitas; realitas adalah ke-real-an, artinya kenyataan yang sebenarnya. Pembahasan tentang ontologi sebagai dasar ilmu berusaha untuk menjawab ” apa” yang menurut Aristoteles merupakan The First Philosophy dan merupakan ilmu mengenai esensi benda-benda Untuk lebih jelasnya penulisan mengemukakan pengertian dan aliran pemikiran dalam ontologi ini.